Minggu, 01 Maret 2026

Kisi-Kisi PSAJ dan PSTS Genap Tahun Pelajaran 2025/2026

Dalam rangka mempersiapkan peserta didik menghadapi kegiatan evaluasi pembelajaran pada Tahun Pelajaran 2025/2026, sekolah secara resmi menerbitkan informasi kisi-kisi Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) serta Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) Genap. Informasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi akademik sekaligus upaya membantu peserta didik memahami ruang lingkup materi yang akan diujikan.

Kisi-kisi PSAJ disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka yang telah dipelajari selama jenjang pendidikan. Penyusunan kisi-kisi bertujuan memberikan gambaran kompetensi yang akan diukur, meliputi pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, penalaran, serta keterampilan pemecahan masalah sesuai dengan standar penilaian nasional.

Sementara itu, kisi-kisi PSTS Genap memuat materi pembelajaran yang telah dipelajari peserta didik pada semester genap tahun pelajaran berjalan. Kisi-kisi ini diharapkan dapat menjadi panduan belajar yang sistematis sehingga peserta didik dapat mempersiapkan diri secara optimal dan terarah.

Melalui publikasi kisi-kisi ini, sekolah berharap peserta didik dapat meningkatkan kesiapan akademik, mengelola waktu belajar dengan lebih efektif, serta memahami kompetensi yang menjadi fokus penilaian. Guru juga diharapkan dapat memanfaatkan kisi-kisi sebagai acuan dalam memberikan penguatan materi dan pendampingan belajar kepada peserta didik.

Kisi-kisi PSAJ dan PSTS Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 dapat diakses melalui laman resmi sekolah atau melalui wali kelas masing-masing. Peserta didik diimbau untuk mempelajari kisi-kisi secara mandiri serta tetap menjaga kesehatan dan kedisiplinan selama masa persiapan ujian.

Sekolah mengajak seluruh peserta didik untuk mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas dalam setiap pelaksanaan penilaian.


Unduh kisi-kisi PSAJ Matematika disini
Unduh kisi-kisi PSAJ MTL disini
Unduh kisi-kisi Matematika XI PSTS Genap disini
Unduh kisi-kisi MTL XI PSTS Genap disini
Unduh kisi-kisi Matematika X PSTS Genap disini

Minggu, 30 Maret 2025

WoW Senang Sekali, Ada Kesempatan Kedua

Kepada siswa yang mengikuti remedial, ini adalah kesempatan bagi kalian untuk memperbaiki hasil belajar dan memahami materi dengan lebih baik. Remedial diberikan agar kalian bisa menguasai kembali konsep yang belum dipahami dan menunjukkan perkembangan dalam pembelajaran.


Silakan manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, pelajari kembali materi yang telah diajarkan, dan tetap semangat dalam meningkatkan pemahaman kalian. Belajar adalah proses, dan setiap usaha yang kalian lakukan akan membawa hasil yang lebih baik! 💪📚

Jadwal dan teknis pelaksanaan remedial akan diinformasikan lebih lanjut. Tetap semangat dan terus berusaha! 😊

Berikut nama-nama yang remidi:





Rabu, 05 Maret 2025

KISI -KISI Matematika Fase E

KISI -KISI Matematika Fase E

Berikut adalah kisi-kisi soal mata pelajaran Matematika yang dapat Anda unduh sebagai panduan dalam mempersiapkan diri menghadapi penilaian. Kisi-kisi ini berisi cakupan materi yang akan diujikan, sehingga Anda dapat lebih fokus dalam belajar dan memahami konsep-konsep yang penting. Pastikan untuk mempelajari setiap bagian dengan baik agar dapat mengerjakan soal dengan percaya diri. Selamat belajar, dan semoga sukses!

Lihat DISINI

Kamis, 25 Januari 2024

Vektor Matematika

Vektor Matematika 

 Silakan pelajari materi vektor berikut;

Taukah kalian apa vektor itu?


Dalam matematika, ruas garis yang memiliki arah tertentu dan besaran nilai dinamakan vektor.
Vektor matematika dapat digambarkan secara geometris dalam bentuk ruas garis yang memiliki
arah. Panjang ruas garis menyatakan besaran vektor dan arah ruas garis menyatakan arah vektor.

Senin, 08 Januari 2024

KAIDAH PENCACAHAN

KAIDAH PENCACAHAN

Pengertian Kaidah Pencacahan

Kaidah pencacahan adalah aturan membilang untuk mengetahui banyaknya kejadian atau objek-objek tertentu yang muncul. Dikatakan pencacahan karena hasilnya berupa sebuah bilangan cacah. Intinya kaidah pencacahan adalah cabang matematika yang membahas cara menghitung banyaknya susunan atau kombinasi suatu objek tanpa harus merinci semua kemungkinan susunannya. Bayangkan, jika kamu diminta untuk membuka kunci dengan 10 ribu kemungkin, pasti akan membutuhkan waktu dan ketelitian yang lama kan? Nah, untuk itulah materi kaidah pencacahan membantu untuk mencari kemungkinannya dalam waktu singkat.

Materi kaidah pencacahan terdiri dari beberapa kaidah penghitungan yang harus kalian ketahui. Kaidah tersebut adalah aturan pengisian tempat yang tersedia (aturan tabel, aturan diagram, aturan penjumlahan dan perkalian), faktorial, permutasi dan kombinasi. Nah biar paham yuk kita bahas satu persatu.

Aturan Pengisian Tempat yang Tersedia

Aturan tabel

Contoh

Seseorang mempunyai tiga pasang sepatu dan lima pasang kaos kaki. Dengan aturan tabel tentukanlah banyaknya cara orang tersebut dalam mengenakan sepatu dan kaus kaki!

 

Jadi banyaknya sususnan yang ada 15 pasang.

Aturan Diagram

Contoh 

Ahmad dan Budi adalah calon ketua OSIS di suatu SMA, sedangkan Mahmud, Cici, dan Gani adalah calon wakil ketua, serta Yuli dan Susi adalah calon sekretaris. Dengan menggunakan diagram cabang tentukanlah banyaknya kemungkinan pasangan pengurus inti OSIS di SMA tersebut! 

Alternatif Penyelesaian
Ketua: A, B
Wakil Ketua: M, C, G
Sekretaris: Y,S
Diagram cabang yang dapat dibuat:

Jadi terdapat 12 macan kemungkina susunan pengurus.

Penjumlahan dan Perkalian

Penjumlahan dan Perkalian

1. Penjumlahan

Rumus ini biasanya digunakan untuk menghitung banyak kemungkinan yang ada dari beberapa kasus yang bisa dipilih atau dikombinasikan secara eksklusif.

Contoh :

Jika kita memiliki beberapa pilihan buku yang bisa dibaca dan beberapa pilihan film yang bisa ditonton, maka banyak kemungkinan yang ada adalah jumlah dari semua kemungkinan buku yang bisa dibaca dan film yang bisa ditonton. Misalnya kita punya 3 pilihan buku dan 4 pilihan film, maka banyak kemungkinannya adalah 3+4=7.

2. Perkalian

Rumus ini digunakan jika kita punya beberapa kasus yang bisa dipilih, dikombinasikan secara bersamaan, atau saling tergantung satu sama lain. Rumus kaidah pencacahan untuk perkalian ini biasanya dipakai buat menghitung banyak kemungkinan susunan atau kombinasi dari beberapa objek yang saling bergantung. 

Contoh :

Jika kita memiliki 3 pilihan baju dan 2 pilihan celana, maka banyak kemungkinan penampilan kita adalah 3 x 2 = 6. Kita kalikan aja banyak pilihan baju sama pilihan celana, dan hasilnya adalah banyak kemungkinan yang bisa kita pilih.

Faktorial

Rumus kaidah pencacahan juga bisa menggunakan notasi faktorial. Faktorial adalah operasi matematika yang digunakan untuk mengalikan bilangan bulat positif dengan semua bilangan bulat positif yang lebih kecil daripadanya sendiri, hingga mencapai angka 1. 

Faktorial dituliskan dengan tanda seru (!) di belakang bilangan yang akan dihitung faktorialnya. Jadi, rumus ini digunakan untuk menghitung banyak kemungkinan susunan atau kombinasi dari beberapa objek yang tidak boleh diulang atau tidak boleh dipilih kembali.

 Contoh

Hitunglah 6!

Jawab

6! = 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 = 720

Permutasi

Permutasi merupakan salah satu kaidah pencacahan dalam matematika yang digunakan untuk menghitung banyaknya susunan terurut dari objek-objek yang berbeda. Contohnya, jika ada n objek, permutasi akan menghitung berapa banyak cara untuk mengatur objek-objek tersebut dalam suatu urutan tertentu. Dalam permutasi, setiap objek harus ditempatkan pada posisi yang berbeda-beda dalam susunan yang terurut.

 

Keterangan:

n = jumlah objek yang tersedia

r = jumlah objek yang akan diukur

Dalam permutasi, urutan adalah hal yang penting, sehingga dua susunan yang berbeda dari objek yang sama dianggap sebagai susunan yang berbeda juga.


Contoh

Pengaturan 5 buku pada rak buku. Jika ada 5 buku dan kita ingin menghitung berapa banyak cara untuk mengatur keempat buku tersebut, maka kita menggunakan rumus permutasi

Diketahui:

n =5

r = 5

Jawab: